Tua itu Pasti, Dewasa itu pilihan
Tua itu pasti, dewasa itu pilihan...
Enam kata yang menggambarkan banyak hal. penuh makna dan arti yang begitu luas.
Tua, suatu ketentuan yang mutlak ada dan takkan mampu di tolak siapapun, bahkan untukmu yang merasa begitu hebat.
Dewasa, satu sikap yang merangkum banyak hal, hanya saja ini pilihan. Tak setiap orang memilih menjadi dewasa, mengubah cara hidupnya seiring dengan bertambahnya umur dimakan masa.
Beberapa orang masih memilih menjadi sama, mempertahankan sikap polos kekanak-kanankannya yang pada kenyataannya terlihat menjijikan karena tak sejalan dengan umur yang kian hari kian bertambah. Atau, beberapa orang memilih mengikuti alur waktu, bertingkah seolah-olah semua akan berjalan sesuai masa, berjalan sesuai yang terjadi saja, namun pada kenyataannya, sikap takkan pernah berubah mengikuti masa, dia hanya akan berubah jika si pemilik raga memilih untuk mengubahnya.
Namun, masih ada beberapa orang memilih menjadi dewasa. Mengubah dan mengorbankan banyak hal dalam hidupnya karena sadar akan satu hal, Bahwa dewasa adalah satu sikap yang harus ada sesuai dengan bertambahnya umur dimakan masa.
Kalau bukan sekarang, kapan lagi? begitulah hati berbisik ke raga, tanda bahwa dewasa harus sejalan dengan perkembangannya.
Atau ada yang memilih menjadi dewasa namun belum mampu melaksanakannya.
menjadi dewasa itu sulit, memang tak mudah, tak semudah enam kata pertama di tulisan ini.
Menjadi dewasa, penuh perjuangan dan pengorbanan, terlebih untuk setiap orang yang memiliki gaya dan pola hidup yang berbeda-beda. Bahkan, definisi dewasa untuk setiap orang berbeda-beda. ada yang menganggapnya hanya perubahan dari sikap dan tingkah laku saja, atau hanya sekedar mengubah gaya hidup dan lingkungan sekitarnya.
Kawan, alam telah memberikan pilihan pada kita. Masih akan tetap dengan sikap yang sama seolah-olah kau baru dilahirkan dari rahim ibumu beberapa hari yang lalu atau akan mengambil sikap bahwa sebentar lagi kaulah yang akan melahirkan generasi baru.
Sadarlah, hidup itu tak begitu lama, waktu tak menunggu kesiapanmu untuk mengambil ragamu. Ragamu akan perlahan tua dan dimakan masa. Tapi sikapmu, dia menunggu utk dilanjutkan kelevel yang sudah seharusnya, menjadi Dewasa.
Begitulah kenapa Tua itu selalu tentang sesuatu yang pasti, namun dewasa adalah pilihan yang hanya mampu dilakukan hati.
Enam kata yang menggambarkan banyak hal. penuh makna dan arti yang begitu luas.
Tua, suatu ketentuan yang mutlak ada dan takkan mampu di tolak siapapun, bahkan untukmu yang merasa begitu hebat.
Dewasa, satu sikap yang merangkum banyak hal, hanya saja ini pilihan. Tak setiap orang memilih menjadi dewasa, mengubah cara hidupnya seiring dengan bertambahnya umur dimakan masa.
Beberapa orang masih memilih menjadi sama, mempertahankan sikap polos kekanak-kanankannya yang pada kenyataannya terlihat menjijikan karena tak sejalan dengan umur yang kian hari kian bertambah. Atau, beberapa orang memilih mengikuti alur waktu, bertingkah seolah-olah semua akan berjalan sesuai masa, berjalan sesuai yang terjadi saja, namun pada kenyataannya, sikap takkan pernah berubah mengikuti masa, dia hanya akan berubah jika si pemilik raga memilih untuk mengubahnya.
Namun, masih ada beberapa orang memilih menjadi dewasa. Mengubah dan mengorbankan banyak hal dalam hidupnya karena sadar akan satu hal, Bahwa dewasa adalah satu sikap yang harus ada sesuai dengan bertambahnya umur dimakan masa.
Kalau bukan sekarang, kapan lagi? begitulah hati berbisik ke raga, tanda bahwa dewasa harus sejalan dengan perkembangannya.
Atau ada yang memilih menjadi dewasa namun belum mampu melaksanakannya.
menjadi dewasa itu sulit, memang tak mudah, tak semudah enam kata pertama di tulisan ini.
Menjadi dewasa, penuh perjuangan dan pengorbanan, terlebih untuk setiap orang yang memiliki gaya dan pola hidup yang berbeda-beda. Bahkan, definisi dewasa untuk setiap orang berbeda-beda. ada yang menganggapnya hanya perubahan dari sikap dan tingkah laku saja, atau hanya sekedar mengubah gaya hidup dan lingkungan sekitarnya.
Kawan, alam telah memberikan pilihan pada kita. Masih akan tetap dengan sikap yang sama seolah-olah kau baru dilahirkan dari rahim ibumu beberapa hari yang lalu atau akan mengambil sikap bahwa sebentar lagi kaulah yang akan melahirkan generasi baru.
Sadarlah, hidup itu tak begitu lama, waktu tak menunggu kesiapanmu untuk mengambil ragamu. Ragamu akan perlahan tua dan dimakan masa. Tapi sikapmu, dia menunggu utk dilanjutkan kelevel yang sudah seharusnya, menjadi Dewasa.
Begitulah kenapa Tua itu selalu tentang sesuatu yang pasti, namun dewasa adalah pilihan yang hanya mampu dilakukan hati.
Komentar
Posting Komentar