Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Tua itu Pasti, Dewasa itu pilihan

Tua itu pasti, dewasa itu pilihan... Enam kata yang menggambarkan banyak hal. penuh makna dan arti yang begitu luas. Tua , suatu ketentuan yang mutlak ada dan takkan mampu di tolak siapapun, bahkan untukmu yang merasa begitu hebat. Dewasa , satu sikap yang merangkum banyak hal, hanya saja ini pilihan. Tak setiap orang memilih menjadi dewasa, mengubah cara hidupnya seiring dengan bertambahnya umur dimakan masa. Beberapa orang masih memilih menjadi sama, mempertahankan sikap polos kekanak-kanankannya yang pada kenyataannya terlihat menjijikan karena tak sejalan dengan umur yang kian hari kian bertambah. Atau, beberapa orang memilih mengikuti alur waktu, bertingkah seolah-olah semua akan berjalan sesuai masa, berjalan sesuai yang terjadi saja, namun pada kenyataannya, sikap takkan pernah berubah mengikuti masa, dia hanya akan berubah jika si pemilik raga memilih untuk mengubahnya. Namun, masih ada beberapa orang memilih menjadi dewasa. Mengubah dan mengorbankan banyak hal dalam h...

Menunggu Waktu

Kali ini, biarkan aku bercerita tentangmu, tentang hati dan rasa yang belum dipertemukan oleh waktu. Rasa yang mungkin telah sekian lama bersemayam dan belum menemukan celah dihatimu. Kita masih sama, tak ada yang berubah, rasa ini masih tetap ada, dan hatimu masih tetap sama, masih berada ditempatnya tanpa celah kecil yang terbuka. Mungkin hanya aku, yang berjuang sendirian dan berjalan sendiri. Harus berapa lama lagi rasa ini bersemayam di hati? menunggu sebuah rasa lain tanpa pasti. Mungkin waktu masih ingin melihat, seberapa lama rasa ini mampu bertahan dan meyakinkan waktu bahwa semua ini pasti dan bukan sebuah hal semu yang hanya bertahan sementara lalu lekang oleh waktu. Bersabarlah wahai hati. rasa ini akan segera sampai. biarkan waktu melakukan tugasnya. membawa sebuah rasa menuju ke tempat tujuannya. Entah nanti akhirnya akan indah, atau hanya akan menjadi sebuah kenangan dan hanyut bersama masa lalu. Tugasmu hanya bertahan. Semoga kau kuat, bertahan hingga waktu data...

Perjalanan Rasa

Kau dengar itu? suara rintik hujan yang mewakili semuanya. Mewakili sebuah rasa yang telah lama bersemayam di hati. Bersama rintiknya, ada rindu yang perlahan larut dan mengalir terbawa arus air, berharap angin mampu menghantarkannya tepat di kakimu, lalu menjalar ke hatimu. Bau khasnya, mengingatkanku pada aroma alam yang menggambarkanmu, aroma yang muncul dalam imajinasiku tiap kali aku menatapmu. Suaranya, seolah bisikan dari setiap untaian doa yang selalu kuucap untukmu, doa yang penuh pengharapan agar aku menjadi milikmu. Awan gelap itu mewakili setiap rasa yang pada kenyataannya tak pernah sampai kehatimu. Dan bersama dengan petir yang menggelegar itu, seolah bentuk amukan hati yang begitu pengecut belum mampu mengutarakan hingga saat ini. Dan pelangi yang selalu datang setelah hujan itu, bentuk dari akhir indah tentang perjalanan rasa yang begitu lama ada. Namun sayang, tidak setiap hujan reda, pelangi muncul bersamanya... Hingga perjalanan ini berakhir, kau masih sama, ...