Menunggu Waktu

Kali ini, biarkan aku bercerita tentangmu, tentang hati dan rasa yang belum dipertemukan oleh waktu.
Rasa yang mungkin telah sekian lama bersemayam dan belum menemukan celah dihatimu.
Kita masih sama, tak ada yang berubah, rasa ini masih tetap ada, dan hatimu masih tetap sama, masih berada ditempatnya tanpa celah kecil yang terbuka.
Mungkin hanya aku, yang berjuang sendirian dan berjalan sendiri.
Harus berapa lama lagi rasa ini bersemayam di hati? menunggu sebuah rasa lain tanpa pasti.
Mungkin waktu masih ingin melihat, seberapa lama rasa ini mampu bertahan dan meyakinkan waktu bahwa semua ini pasti dan bukan sebuah hal semu yang hanya bertahan sementara lalu lekang oleh waktu.
Bersabarlah wahai hati. rasa ini akan segera sampai. biarkan waktu melakukan tugasnya. membawa sebuah rasa menuju ke tempat tujuannya.
Entah nanti akhirnya akan indah, atau hanya akan menjadi sebuah kenangan dan hanyut bersama masa lalu.
Tugasmu hanya bertahan. Semoga kau kuat, bertahan hingga waktu datang menjemputmu dan menghantarkan ke hati yang kau tuju. Kalaupun tidak, setidaknya ke hati yang tepat untuk kau tinggali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IDENTIFIKASI FARMAKOFOR

PEPTIDA DAN PEPTIDOMIMETIK

BAHAYA ROKOK PERLAHAN MENYAKITI TUBUH!