BAHAYA ROKOK PERLAHAN MENYAKITI TUBUH!



Rokok merupakan salah satu aktivitas tidak sehat yang banyak digemari oleh orang-orang. Berbagai penelitian telah membuktikan ada banyak bahaya merokok bagi kesehatan. Rokok merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia,yang sebagian besar terjadi di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Dimana menurut data WHO, Indonesia merupakan Negara ketiga dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India. Peningkatan konsumsi rokok berdampak pada makin tingginya beban penyakit akibat rokok dan bertambahnya angka kematian akibat rokok. Pada tahun 2030 diperkirakan angka kematian perokok di dunia akan mencapai 10juta jiwa dan 70% diantaranya berasal dari Negara berkembang.
            Bahkan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh ini tidak hanya berlaku untuk orang yang merokok. Namun, orang-orang yang berada disekitar perokokpun juga dapat berisiko tinggi terkena efek buruk dari rokok tersebut, dikarenakan tanpa sengaja ikut menghirup asap rokok yang dikeluarkan atau terhirup zat kimia dari rokok yang menempel di berbagai benda sekitar.

            Dalam rokok terdapat berbagai macam bahan kimia yang mengandung racun sehingga dapat membahayakan bagi tubuh. Menurut Tirtosastro dan  Murdiyati (2010), kandungan kimia dalam rokok teridentifikasi jumlahnya mencapai 2500 komponen kimia rokok yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu tar, nikotin, gas CO dan zat lainnya.
            Tar pada rokok dapat mengakibatkan kesulitan bernafas dengan normal, dimana Tar pada pada asap rokok masuk melalui kerongkongan dan masuk melalui aliran darah. Kemudian pembuluh darah menuju alat pernafasan dan mulai meracuni pernafasan hingga menyebabkan kesulitan untuk bernafas dengan normal. Sedangkan nikotin, salah satu pengaruh bagi tubuh adalah dapat merusak kulit, dimana bahaya nikotin rokok secara kronis dapat mengurangi oksigen kulit serta nutrisinya. Beberapa kulit perokok akan tampak pucat, atau warna kulit yang tidak merata. Menurut dokter kulit, Jonette Keri, MD, dari University of Miami Miller School of Medicine. Pada orang muda yang tidak merokok, biasanya tidak terlihat warna kulit yang tidak rata, tapi hal ini dapat terjadi pada orang yang merokok.
            Asap rokok yang dihirup baik oleh perokok maupun yang tidak merokok, juga memiliki efek negatif pada tubuh, contohnya  Karbon monoksida (CO) pada asap rokok yang berpotensi merusak paru-paru dan dinding arteri, sehingga meningkatkan potensi serangan jantung, stroke, dan pembekuan darah.

            Dampak yang ditimbulkan dari rokok sangat mempengaruhi kesehatan tubuh seseorang, yang diantaranya rokok dapat menyebabkan asma, kanker mulut, infeksi paru-paru, stroke, serangan jantung, impoten , demensia, dan sebagainya, bahkan bahaya yang paling menakutkan adalah dapat  menyebabkan kematian.  Merokok juga dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh sehingga akan mengurangi kemampuan tubuh dalam melawan penyakit. Berikut ini merupakan beberapa bahaya merokok bagi kesehatan :
1.      Kerusakan saluran pernafasan
Racun pada rokok dapat menyebabkan iritasi serta timbulnya lendir pada saluran pernafasan yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada tenggorokan hingga paru.
2.      Memicu kondisi autoimun
Kandungan racun pada sebatang rokok dapat menyebabkan tubuh menjadi kurang efektif melawan peradangan sehingga tubuh dapat dengan mudah terkena penyakit.
3.      Menghambat aliran darah
Kandungan nikotin pada sebatang rokok dapat membuat darah menjadi lebih kental. Karena itulah nutrisi, mineral, dan oksigen yang disebarkan melalui darah tidak bisa diserap banyak dan optimal oleh tubuh.
4.      Jumlah antibodi  yang berkurang
Antibodi merupakan protein darah yang berperan dalam mengurangi jumlah bibit penyakit tertentu pada tubuh. Akibatnya perokok akan mengalami masa penyembuhan yang lebih lama dari biasanya ketika sedang sakit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IDENTIFIKASI FARMAKOFOR

PEPTIDA DAN PEPTIDOMIMETIK