IDENTIFIKASI FARMAKOFOR
Semua molekul obat
memiliki aktivitas farmakologi akibat adanya interaksi stereoelektronik dengan
suatu reseptor. Makro molekul reseptor mengenali susunan gugus fungsi tertentu
dalam ruang 3d serta kerapatan elektronnya. Pengenalan tersebut merupakan interaksi
dari molekul obat terhadap reseptor. Interaksi ini berupa pengikatan
nonkovalen. Kumpulan gugus pada molekul obat yang berinteraksi disebut FARMAKOPOR.
( Muchtaridi, et al., 2018)
Farmakofor adalah susunan
tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan
untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon
biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya. (Podolyan dan George,2008)
untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon
biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya. (Podolyan dan George,2008)
“Jika ada senyawa-senyawa yang memiliki farmakofor yang sama, maka
efek yang dihasilkan juga sama”.
Sehingga senyawa
pemandu dapat diubah atau dimodifikasi gugus tertentu yang merupakan farmakopor
namun sebelumnya harus diidentifikasi. Contoh identifikasi farmakopor
dapat dilihat pada gambar berikut :
Fungsi farmakofor:
1. Mendifinisikan gugus penting yang berikatan dengan reseptor
2. Menentukan struktur 3 dimensi dari suatu molekul
3. Untuk mengetahui komformasi aktif
4. Penting untuk desain Obat
5. Penting untuk menemukan obat baru.
Proses
pengembangan model farmakofor umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:
1. Pilih satu set ligan pelatihan - Pilihlah
kumpulan molekul yang beragam secara struktural yang akan digunakan untuk
mengembangkan model farmakofor. Sebagai model farmakofor harus dapat membedakan
antara molekul dengan dan tanpa bioaktivitas, himpunan molekul harus mencakup
senyawa aktif dan tidak aktif.
2. Analisis konformasional - Buat satu set konformasi energi
rendah yang cenderung mengandung konformasi bioaktif untuk masing-masing
molekul yang dipilih.
3. Superimposisi molekul - Superimpose
("fit") semua kombinasi konformasi energi rendah dari molekul.
Kelompok fungsional serupa (bioisosterik) yang umum untuk semua molekul dalam
himpunan dapat dipasang (mis., Cincin fenil atau gugus asam karboksilat).
Himpunan konformasi (satu konformasi dari masing-masing molekul aktif) yang
menghasilkan kecocokan terbaik dianggap sebagai konformasi aktif.
4. Abstraksi - Transformasi molekul yang
dilapiskan menjadi representasi abstrak. Sebagai contoh, cincin fenil yang
dilapiskan dapat disebut secara lebih konseptual sebagai elemen 'batang
aromatik' farmakofor. Demikian juga, gugus hidroksi dapat ditunjuk sebagai
elemen farmakofor donor / akseptor hidrogen-ikatan.
5. Validasi - Model farmakofor adalah hipotesis yang
menghitung aktivitas biologis yang diamati dari sekumpulan molekul yang
mengikat target biologis yang sama. Model ini hanya berlaku sejauh ia mampu
menjelaskan perbedaan aktivitas biologis dari berbagai molekul.
DAFTAR PUSTAKA
Muchtaridi., A. Yanuar.,S.Megantara dan H, purnomo. 2018. Kimia
medisinal : Dasar – dasar dalam perancangan obat Edisi pertama. Jakarta : prenadamedia
group.
Podolyan, Y and George,K. 2008. Common Pharmacophore
Identification Using Frequent Clique Detection Algorithm. J. Comput.-Aided
Mol. 1-13.
Finn,A.P.W., L.E. Kavraki., Latombe,C., R. MotwaniC., C. Shelton.,
S.Venkatasubramanian and Yao, D. 1998. RAPID: Randomized pharmacophore
identification for drug
Design. Journal Computational Geometry. 263-272. PII
S0925-772 1(98)00008-X.
PERTANYAAN :
1. Bagaimana cara identifikasi farmakofor ?
2. Apa hubungan antara konformasi aktif dengan struktur 3
dimensi farmakofor ?
3. Contoh senyawa yang memiliki farmakofor yang sama dan efek yang
sama ?
4. bagaimana cara menentukan letak farmakofor dalam suatu senyawa?
BalasHapuscara Identifikasi farmakofor
· Menentukan posisi 3D obat dengan target
· Mengetahui gugus penting dapat terikat dengan reseptor
· Untuk mengetahui konformasi aktif dari molekul
· Penting sebagai dasar merancang obat
· Penting dalam hal menemukan obat baru
Hallo lea pusvita. Mnurut saya yg saudara jelaskan lebih ke tujuan dr identifikasi farmakopor. Bukan carabidentifikasinya
Hapus"Hai Anggun, utk prtnyaan no 4 mnurut saya Abstraksi-Transformasi molekul yg dilapiskan menjadi representasi abstrak"
BalasHapusHai jg irma. Terima kasih atas jawabannya. Benar sekali, contohnya adalah cincin fenil yang dilapiskan dapat disebut secara lebih konseptual sebagai elemen 'batang aromatik' farmakofor. Demikian juga, gugus hidroksi dapat ditunjuk sebagai elemen farmakofor donor / akseptor hidrogen-ikatan :)
HapusHaii kak anggun, pemaparan materi yg mudah di pahamin, shga sy bsa menjawab tgs2 sy,
BalasHapusTerimaksih yaa
Hallo Megawati. Waaah terima kasih sudah berkunjung yaa. Alhamdulillah jika midah d pahami:)
HapusHi kakak,artikelnya sangat bermanfaat. Terimakasih
BalasHapusHai juga kak:) terima kasih banyak
HapusHai Anggun, trima kasih atas artikelny, membantu dan mudah dipahami.
BalasHapusHalo Hadi.. terima kasih banyak. Sering2 berkunjung yaa. Nantikan artikel berikutnya
HapusAssalamualaikum kak anggun. Yolanda akan coba menjawab untuk pertanyaan no 4,
BalasHapusDimana menurut saya kita dapat menentukan letak struktur farmakopor pada senyawa obat dengan memperhatikan fitur dari farmakofor itu sendiri.
Waalaikumussalam yolanda. Iya benar sekali, bahwa kita dpt mnntukan letaj strujtur farmakofor pd snyw obat dg mmprhtikan fitur farmakofor itu sndiri, yaitu :
HapusHBA (Hydrogen Bond Acceptor), HBD (Hydrogen Bond Donor),Hidrofobik, Cincin Aromatik. Terima kasih yolandaa. Semoga dpt dipahami ya:)
Hai Anggun, utk prtnyaan no 4 mnurut saya Abstraksi-Transformasi molekul yg dilapiskan menjadi representasi abstrak"
BalasHapusHai jg bernike. Nah sbg contoh dr jwbn no 4 yg bernike paparkan adalah cincin fenil yang dilapiskan dapat disebut secara lebih konseptual sebagai elemen 'batang aromatik' farmakofor. Demikian juga, gugus hidroksi dapat ditunjuk sebagai elemen farmakofor donor / akseptor hidrogen-ikatan
HapusArtikelnya sangat bermanfaat sekali kak dan menambah pengetahuan saya tentang farmakofor
BalasHapusHai hai nopela. Terima kasih banyak yaaa :)
HapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus